Edukasi Lingkungan Dimulai dari Siswa, Babakan Ciparay Bangun Budaya Pilah Sampah di Rumah
By Admin

nusakini.com, Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay, menghadirkan terobosan pengelolaan sampah berbasis pendidikan. Melalui kolaborasi dengan sekolah-sekolah, anak-anak sejak usia dini diajak belajar memilah sampah langsung dari rumah, lalu menyerahkannya ke bank sampah di sekolah.
Lurah Babakan Ciparay, Tonny Sukmana menjelaskan, program ini tidak hanya menyasar anak-anak, tetapi juga mendorong keterlibatan orang tua dalam kebiasaan memilah sampah dari rumah.
“Anak-anak memilah sampah di rumah, kemudian dibawa ke sekolah. Di sekolah sudah ada bank sampahnya. Secara tidak langsung orang tua juga ikut membantu anak-anaknya memilah sampah,” kata Tonny usai monitoring bersama Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Sabtu 17 Januari 2026.
Menurutnya, pola ini efektif karena membangun kesadaran lingkungan sejak dini sekaligus menciptakan budaya baru di tingkat keluarga. Sampah rumah tangga yang sebelumnya tercampur kini mulai dipilah sebelum keluar dari rumah.
“Di rumahnya sudah dipilah, lalu diserahkan ke bank sampah sekolah. Ini bukan sekadar program sekolah, tapi gerakan bersama,” ujarnya.
Selain itu, Tonny menambahkan, inovasi yang berjalan di Kelurahan Babakan Ciparay ini mendapat perhatian serius dari Wali Kota Bandung. Program tersebut rencananya akan diadopsi menjadi program tingkat kota.
“Program ini dari kelurahan, tapi ke depan akan dijadikan program Pak Wali. Artinya bisa diadopsi dan diterapkan lebih luas di Kota Bandung,” jelasnya.
Dengan adanya bank sampah sekolah, anak-anak tak hanya belajar soal kebersihan, tetapi juga tentang tanggung jawab, disiplin dan nilai ekonomi dari sampah.
“Jadi bukan hanya soal bank sampah, nantinya anak-anak juga bisa tanggung jawab, disiplin dan menambah nilai ekonomi dari sampah,” pungkasnya. (*)